January 30th, 2010

Hari ini (30/01) boleh dibilang sedikit padat dengan sejumlah acara yang mesti saya hadiri. Setelah dari pagi hingga siang menjadi juri pada lomba menulis essay di Fakultas Kedokteran Unhas, maka pada sore harinya saya menjadi pembicara pada Talk Show Internet, Kafe dan Blogging yang diselenggarakan oleh Radio Fajar FM Makassar bekerja sama dengan Bloggers Cafe. Acara yang digelar live di radio Fajar FM ini berlangsung mulai pukul 19.00 – 20.00 wita di Meeting Room, Bloggers Cafe.

Saya menjadi pembicara mewakili AstaMedia Group bersama Pak Linson dari Speedy Kandatel Makassar dengan dipandu oleh Rifki dari Fajar FM. Kami banyak berbincang seputar internet (dalam hal ini didominasi oleh layanan Speedy), kafe dan dunia blog.

Ada beberapa pendengar yang mengajukan pertanyaan menarik, khususnya yang menyinggung tentang kualitas layanan Speedy. Ada pula yang menanyakan bagaimana kiat mengelola kafe dengan layanan internet gratis via Wi-Fi. Semuanya kami bahas secara santai dengan sesekali diiringi oleh iklan layanan masyarakat dari studio Fajar FM di Graha Pena.

Saya juga sempat menjelaskan bahwa penggunaan internet dewasa ini sudah semakin meluas. Jika dulu orang-orang menggunakan internet untuk hanya kegiatan-kegiatan administratif tertentu, saat ini sudah berkembang bahkan hingga menjadi tempat orang-orang mencari penghasilan, salah satunya dengan melalui program internet marketing dan blog advertising.

Semoga kegiatan ini bisa memberikan nilai tambah bagi banyak pihak.
Viva Fajar FM, Viva Bloggers Cafe!

0
January 30th, 2010

Hari ini (Sabtu, 20/01) saya diminta menjadi juri lomba menulis essay yang diselenggarakan oleh Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Sinovia Fakultas Kedokteran Unhas. Acaranya lumayan seru, karena selain lomba essay, panitia juga menggelar sejumlah kegiatan lain seperti lomba fotografi, lomba menulis cerita pendek (cerpen), lomba majalah dinding (mading) dan sebagainya.

Kegiatan-kegiatan berbau jurnalistik ini diselenggarakan sebagai rangkaian peringatan hari ulang tahun Sinovia, lembaga pers mahasiswa Fakultas Kedokteran Unhas. Saya dulu sering meluangkan waktu untuk beraktifitas di ruang kerja Sinovia, belajar menulis dan berdiskusi tentang topik sosial kemsayarakatan sewaktu masih aktif sebagai mahasiswa di Fakultas Kedokteran Unhas. Jadi, jika SinoCrew — julukan untuk para pegiat Sinovia — meminta saya untuk berkontribusi dalam kegiatan mereka, saya hampir tidak punya alasan untuk menolak.

Khusus untuk lomba essay, ada 5 peserta yang memasukkan karyanya dan diserahkan panitia ke saya untuk dinilai. Tema lomba menulis essay kali ini adalah seputar Indonesia Sehat 2015. Sebagai informasi, pemerintah telah menunda target pencapaian Porgram Indonesia Sehat dari Indonesia Sehat 2010 menjadi Indonesia Sehat 2015. Kenapa? Mungkin saja agar mereka tidak dibilang telah gagal. :)

Defenisi Essay
Nah, kembali ke soal essay. Essay adalah ekspresi dari opini seseorang terhadap sebuah hal. Jadi essay sesungguhnya sangat berbeda dengan artikel ilmiah atau sekadar opini eksposure (laporan faktual). Perpaduan antara fakta dengan imajinasi, antara pengetahuan dengan perasaan membuat essay berbeda dibanding jenis tulisan lainnya. Sebuah essay selayaknya dapat menghantarkan pembacanya untuk memahami persoalan dengan cara yang tidak njelimet dan (kadang) bernuansa santai, tetapi tetap sarat makna.

Artinya, ketika membahas seputar Indonesia Sehat 2015, maka sebuah essay seyogyanya tidak serta merta disajikan dalam alur datar penuh dengan data-data statistik, tetapi harus merupakan perpaduan imajinatif penulisnya beserta beberapa poin pemikiran (opini) di dalamnya.

Secara umum, semua karya yang dimasukkan peserta cukup baik, setidaknya sudah memenuhi unsur opini. Namun jika ditilik dari segi ketatabahasaan, struktur penulisan, pemilihan kata dan artikulasi kalimat, serta gaya pemaparan, maka memang masih perlu dikembangkan lagi selanjutnya. Saya mengapresiasi semua proses seperti ini karena saya meyakini bahwa sebuah essay hebat lahir dari pergulatan kepenulisan yang terus-menerus dan tidak pernah kenal menyerah.

Ayo terus menulis!

0
December 19th, 2009

Bekerja sama dengan AstaMedia Group, perusahaan yang saya kembangkan, Pelangi Management – sebuah even organizer di Makassar hari ini (19/12) menggelar Seminar Enterpreneurship dan Creative Marketing yang menghadirkan Bung Ippho Santosa sebagai pembicara utama, selama 2 hari hingga besok (20/12).

Asri Tadda Membawakan Materi Seminar Enterpreneurship di Depan Mahasiswa

Asri Tadda Membawakan Materi Seminar Enterpreneurship di Depan Mahasiswa

Pada seminar hari pertama (19/12)yang digelar di Balai Sidang ‘45 Makassar, saya juga diundang untuk mengisi materi pembuka seputar enterpreneurship di kalangan mahasiswa dan generasi muda. Memang, berwirausaha (enterpreneurship) tengah mulai digandrungi oleh anak-anak muda saat ini, terutama mereka yang akhir-akhir ini banyak terpapar oleh informasi peluang bisnis atau bagaimana cara memulai bisnis tanpa modal besar, atau tanpa modal sama sekali.

Memiliki bisnis di usia muda memang menjadi dambaan setiap kita. Tidak satu pun dari kita yang tidak menghendaki penghasilan puluhan hingga ratusan juta rupiah di usia dua puluhan tahun, sesuatu yang masih sangat jarang kita temui di generasi muda Indonesia. Hanya persoalan besarnya adalah, bagaimana memulai proses itu. Pertanyaan seperti bagaimana memulai bisnis yang menguntungkan, bagaimana mendapatkan modal awal, bagaimana mengembangkan ide bisnis yang kompetitif, memang masih menghiasi pemikiran sebagian besar (lebih dari 90%) anak-anak muda negeri ini.

Ippho Santosa, #1 Indonesia Creative Marketer membawakan materi seminar

Ippho Santosa, #1 Indonesia Creative Marketer membawakan materi seminar


Siapa yang harus merubah sudut pandang dan paradigma seperti ini? Apakah kampus dan perguruan tinggi yang kita jadikan sebagai lembaga pendidikan dambaan selama ini? Jawabannya BUKAN. Yang mesti merubah semua ini adalah kita sendiri, para generasi muda! Bagaimana caranya? Mulailah dari sekarang. Mulailah dengan ide bisnis yang saat ini ada di kepala anda. Bagimana dengan perhitungan bisnis dan hal-hal lain yang mesti dipertimbangkan? Cuek saja!

Saya sendiri memulai bisnis internet marketing dan make money blogging (blog advertising) sejak 2 tahun lalu dengan tanpa modal sama sekali, dan tidak tahu tentang dunia IT dan web design karena jurusan saya adalah kedokteran. Tetapi karena nekad dan menjadikan pekerjaan ini sebagai sebuah hobby yang mengasyikkan, maka Alhamdulillah saya bisa eksis hingga saat ini.

Tindakan seperti inilah yang antara lain oleh Bung Ippho Santosa merupakan aplikasi dari otak kanan, karena konon mereka yang menjadi sukses dalam bisnis adalah yang menggunakan otak kanannya lebih dominan daripada otak kirinya. Bagaimana dengan anda?

0